UANG ELEKTRONIK SEBAGAI INOVASI DI ERA GLOBALISASI





  • A.    Pengertian Uang Elektronik


Menurut Wikipedia uang elekronik atau uang digital adalah uang yang digunakan dalam transaksi internet dengan cara elektronik. Biasanya transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer. Sedangkan menurut halaman resmi Bank Indonesia, uang elektronik didefinisikan sebagai alat pembayaran dalam bentuk elektronik di mana nilai uangnya disimpan dalam media elektronik tertentu.
Pengguna uang elektronik harus menyetorkan uangnya terlebih dahulu kepada penerbit (dapat langsung menuju bank yang diinginkan atau lebih mudahnya dapat membuatnya di minimarket terdekat) dan disimpan dalam media elektronik sebelum digunakan untuk bertransaksi. Ketika digunakan, nilai uang elektronik yang tersimpan dalam media elektronik akan berkurang sebesar nilai transaksi dan setelahnya uang elektronik tersebut dapat diisi kembali (top-up). Media elektronik untuk menyimpan nilai uang elektronik dapat berupa chip yang contohnya adalah kartu Flazz dari Bank BCA atau server seperti OVO Cash. Untuk dapat memiliki uang eletronik dengan saldo maksimal satu juta rupiah kita tidak harus menjadi nasabah salah satu bank.

  • B.     Jenis-Jenis Uang Elektronik

Uang elektronik pada dasarnya memiliki beberapa jenis yang dibagi ke dalam beberapa kategori. Secara garis besar uang elektronik terbagi ke dalam beberapa kategori yaitu:
a.       Secara wujudnya atau bentuknya uang elektronik terbagi menjadi dua jenis yaitu:

1.      Uang Elektronik Fisik
Uang elektronik ini biasanya berupa kartu (chip). Contoh dari uang elektronik jenis ini daintaranya adalah Sakuku dan Flazz dari Bank BCA, Mandiri e-Money dari Bank Mandiri,  Brizzi dari Bank BRI, T-Cash dari Telkomsel dan masih banyak lainnya.

2.      Uang Elektronik Berbasis Server
Uang elektronik ini berupa software atau program aplikasi yang dioperasikan menggunakan gadget. Dalam uang elektronik berbasis server ini kita dapat menggunakan satu gadget untuk berbagai macam aplikasi uang elektronik. Contoh dari uang elektronik jenis ini daintaranya adalah Sakuku dari Bank BCA, GoPay dari PT Dompet Anak Bangsa, Dana dari PT Espay Debit Indonesia Koe, OVO Cash dari PT Visionet Internasional, LinkAja dari PT Fintek Karya Nusantara, dan masih banyak lainnya.

b.      Berdasarkan tercatat atau tidaknya data identitas pemegang pada penerbit Uang Elektronik dibagi menjadi :

1.    Uang Elektronik Registered
merupakan Uang Elektronik yang data identitas pemegangnya tercatat/terdaftar pada penerbit Uang Elektronik. Dalam kaitan ini, penerbit harus menerapkan prinsip mengenal nasabah dalam menerbitkan Uang Elektronik Registered. Batas maksimum nilai Uang Elektronik yang tersimpan pada media chip atau server untuk jenis registered adalah Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah).

2.    Uang Elektronik Unregistered
merupakan Uang Elektronik yang data identitas pemegangnya tidak tercatat/terdaftar pada penerbit Uang Elektronik. Batas maksimum nilai Uang Elektronik yang tersimpan pada media chip atau server untuk jenis unregistered adalah Rp1.000.000,00 (satu juta Rupiah).


  • C.    Dampak yang Ditimbulkan

Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk sebuah inovasi. Dengan adanya inovasi tidak hanya menghasilkan dampak positif, pasti ada dampak negatif yang menyertai inovasi tersebut. Berikut adalah dampak positif dan negatif yang dimiliki uang elektronik atau uang digital.
1.      Dampak Positif
Sebelum adanya uang elektronik atau yang biasa disebut dengan e-money seseorang melakukan kegiatan transaksi menggunakan uang tunai atau cash. Setiap ingin bepergian orang tersebut harus selalu membawa uang tunai, jika ingin membeli sesuatu harus menggunakan uang tunai. Membawa uang tunai dalam jumlah besar ketika bepergian atau ketika ingin membeli sesuatu terasa cukup merepotkan dan dapat mengundang tindak kejahatan. Dengan adanya uang elektronik seseoarang dapat dengan mudah melakukan transaksi dan tidak terlihat membawa uang yang banyak (jika memang menmbawa uang yang banyak) sehingga dapat menurunkan resiko kejahatan.
Dengan adanya uang elektronik juga dapat mempermudah kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Di antaranya adalah membayar transaksi di minimarket, di kota-kota besar, minimarket-minimarket ternama sudah melayani penggunaan uang elektronik sebagai alat pembayaran. Kemudian untuk membayar transaksi transportasi umum, mulai dari kereta listrik hingga busway di Jakarta menerima pembayaran uang elektronik. Pembayaran menggunakan uang elektronik mempermudah pengguna kendaraan umum khususnya bagi para pengguna KRL, karena pembayaran uang elektronik dilakukan secara terpisah dan memakan sedikit waktu sehingga antrean panjang dapat dihindari. Kemudian uang elektronik kini dapat digunakan untuk membayar biaya tol. Sebelum menggunakan uang elektronik untuk pembayaran tol sering terjadi antrean panjang yang diakibatkan oleh banyaknya waktu yang terbuang akibat transaksi yang dilakukan dengan menggunakan uang tunai, namun dengan diberlakukannya pembayaran menggunakan e-toll misalnya, waktu untuk membayar tol berkurang secara signifikan sehingga kemacetan dapat dihindari. Selanjutnya uang elektronik juga dapat digunakan untuk berbelanja online. Kini banyak toko online yang menyediakan pembayaran dengan menggunakan uang elektronik sehingga memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi. Terakhir tapi bukan yang akhir penggunaan uang elektronik dapat mendukung pemerintah untuk mengontrol jumlah uang yang beredar karena uang elektronik juga didukung oleh pemerintah.

2.      Dampak Negatif
Hal yang menurut saya menarik dari uang elektronik adalah karena dampak negatif yang ditmbulkan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan manfaat yang didapatkan, tetapi semua itu kembali lagi ke perspektif atau pandangan masing-masing pribadi. Berikut adalah dampak negatif dari uang elektronik.
Yang pertama adalah kebanyakan orang cenderung boros ketika menggunakan uang elektronik. Menggunakan uang elekronik tidak terasa seperti mengeluarkan uang dan membuat kebanyakan pengguna menjadi kurang selektif dalam berbelanja, hal ini dapat diketahui ketika saldo si pemilik uang elektronik tersbut lenyap tanpa disadari. Yang berkutnya adalah saat ini uang elektronik tidak dapat digunakan di semua tempat. Uang elektronik hanya dapat digunakan di tempat-tempat tertentu saja seperti pusat perbelanjaan, minimarket dan outlet-outlet tertentu. Uang elektronik tidak dapat digunakan untuk bertransaksi di warung terdekat, di pasar, ataupun di kebanyakan toko. Yang berikutnya adalah jika kartu atau gadget tempat menyimpan akun uang elektronik hilang maka uang tidak dapat kembali, namun semua itu dilakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

  • D.    Menyikapi Uang Elektronik

Uang elekronik merupakan sebuah inovasi yang menurut saya sangat inovatif dan bermanfaat, karena dengan adanya uang elektronik dapat mempermudah kita melakukan transaksi dengan cara membuat uang menjadi “virtual”. Sebagai masyarakat negara berkembang dan sebagai masyarakat yang harus berkembang sebaiknya kita mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bertujuan untuk mempermudah kita dalam menjalani kehidupan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan pernah berhenti.



  • Kesimpulan

Uang elektronik atau yang biasa kita sebut dengan e-money merupakan inovasi yang dampaknya cukup signifikan. Dengan adanya uang elektronik berbagai macam aktivitas menjadi lebih mudah seperti membayar perbelanjaan di minimarket, membayar biaya transportasi, dan membayar biaya tol.
Ketika kita memiliki uang elektronik terutama yang berupa kartu, kita harus berhati-hati dalam menyimpan serta menggunakannya, karena bentuknya yang tipis uang elektronik tersebut mudah terselip dan mudah hilang. Jika uang elektronik tersebut hilang maka uang yang yang kita miliki di uang elektronik tersebut tidak dapat kembali.
Yang terakhir, seperti apa pun bentuk uang yang kita miliki kita tetap harus menggunakannya dengan bijak, maksud bijak di sini adalah menggunakannya sesuai dengan kebutuhan agar kita tidak menyesal dikemudian hari.






DAFTAR PUSTAKA







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investasi Sekuritas Saham dan Obligasi

Metode Perhitungan Persediaan LIFO dan FIFO👀

Perusahaan Industri dan Akuntansi Biaya Menurut Proses