Prinsip Dasar Animasi Dalam Video Official Trailer Film Incredibles 2


Prinsip dasar animasi adalah pedoman yang digunakan oleh animator atau pembuat animasi yang berfungsi untuk membuat animasi agar terlihat menarik, dramatis dengan gerakan yang alami. Terdapat 12 Prinsip dasar animasi dengan contoh trailer film Incredibles 2  yang di antaranya:

        1. Squash and Stretch (Pengkerutan dan Peregangan)

Prinsip ini memiliki tujuan untuk menunjukkan berat, kepadatan serta gerkan objek. Pada official trailer Incredibles 2 salah satu adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat di detik ke 21-22.


Pada adegan tersebut terdapat gerkan tokoh Mr. Incredible (tengah) yang pada bagian sekitar mulutnya terlihat bergerak layaknya mengerut dan mengembang (khususnya pada bagian pipi) karena sedang mengunyah makanan.

 2.      Anticipation (Antisipasi/awalan)

Prinsip ini merupakan gerakan persiapan atau awalan yang dilakukan oleh objek/tokoh sebelum melakukan suatu aksi. Pada official trailer Incredibles 2 salah satu adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat di menit ke 1 lewat 20 detik.


Pada adegan tersebut terlihat tokoh bayi Jack-Jack (kiri) mengambil ancang-ancang sebelum bersin dengan menggerakkan kepalanya ke belakang sembari membuka mulutnya lebar-lebar sehingga terlihat sangat alami.

3.      Staging (Pementasan)

Pementasan bertujuan untuk memberi tahu pada penonton tentang kejadian apa yang sedang terjadi dalam suatu adegan. Contohnya dapat diterapkan untuk blocking pemeran. Pada official trailer Incredibles 2 salah satu adegan yang menunjukkan prinsip ini dimulai dari detik ke 2.





Adegan tersebut menunjukkan bahwa semua tokoh yang ada dalam frame sedang makan malam yang ditunjukkan oleh latar tempat yang menempatkan mereka di meja makan dan terdapat makanan yang sedang mereka makan. Sedangkan latar waktu dapat diketahui dari suasana “remang-remang” dan kondisi lampu ruang dan lampu meja yang menayala serta keadaan di luar yang gelap yang diunjukkan oleh jendela yang terbuka pada gambar.

4.      Straight Ahead Action and Pose to Pose (Menggambar secara spontan berurutan dan Kunci Gambar)

Straight ahead merupakan teknik menggambar dari frame pertama hingga frame akhir pada suatu adegan dan digunakan untuk adegan langsung. Sedangkan pose to pose merupakan teknik menggambar untuk adegan yang lebih terencana dengan cara membuat beberapa gambar kunci dan banyak gambar pengisi. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini dimulai dari detik ke 26-27 dan detik ke 23.


Pada gambar tersebut terlihat bahwa gerakan melompat yang dilakukan oleh tokoh tersebut merupakan gerakan spontan yang mengharuskan dibuat menggunakan teknik Straight ahead.

Sedangkan gambar di atas dapat dibuat menggunakan untuk teknik pose to pose dengan membuat satu gambbar kunci tokoh Mr. Incredible (tengah) yang sedang duduk kemudian menambahkan gambar pengisi berupa gambar gambar yang menggambarkan gerakan mulut, tangan dan kepala yang bergerak tidak terlalu signifikan.

5.      Follow Through and Overlapping Action (Gerakan lanjutan dan Penumpukan)

Prinsip ini bertujuan untuk mengahsilkan kesan yang alami. Prinsip ini menyatakan bahwa benda yang bergerak kemudian tiba-tiba berhenti akan meneruskan gerak sebelumnya pada arah yang sama. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada menit ke 1 lewat 57 detik.

Pada adegan tersebut tokoh Edna Mode berbicara dengan sedikit gerakan sehingga rambutnya ikut bergerak. Ketika ia selesai berbicara dan behenti bergerak, rambutnya tidak berhenti bergerak bersamaan dengannya melainkan sepersekian detik setelahnya sehingga terlihat alami.

6.      Slow In and Slow Out (Gerakan Percepatan dan Perlambatan)

Prinsip ini menyatakan bahwa setiap benda yang mengalami percepatan akan mengalami perlambatan pada waktu tertentu. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada menit ke 1 lewat 5 detik.

Pada adegan tersebut terdapat pensil yang terlempar dan menggelinding di atas meja kemudian berhenti.

7.      Arcs (Kelengkungan)

Prinsip ini menyatakan bahwa hampir semua benda bergerak membentuk lintasan gerak melengkung. Hal ini disebabkan karena ada tumpuan dan atau poros gerak benda. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada detik ke 11.

Pada adegan tersebut menunjukkan tokoh Dash sedang menggerakan tangannya yang menggunakan prinsip arcs dengan gerakan lengkung yang berporos pada keuda siku lengannya.

8.      Secondary Action (Gerakan Sekunder/tambahan)

Prinsip ini bermakna bahwa dalam setiap kegiatan tidak ada gerakan tunggal misalnya satu karakter ketika berjalan anggota tubuh lainnya selain kaki pasti bergerak walaupun tidak signifikan. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada detik ke 15.


Pada adegan ketika tokoh Elastigirl (kiri) sedang mengamati anaknya yaitu tokoh Dash (kanan) tangannya yang memegang sumpit juga bergerak.

9.      Timing (Pengaturan Waktu)

Prinsip ini menjadi acuan untuk mengatur durasi terjadinya suatu gerakan dan durasi percepatan-perlambatan gerakan. Berbagai waktu lambat dan cepat dalam adegan menambahkan tekstur dan menarik bagi gerakan. Juga, ada waktu dalam akting dari karakter untuk membangun suasana hati, emosi, dan reaksi terhadap karakter lain atau situasi. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada detik ke 3-13.


Pada gambar tersebut tokoh Dash adik memiliki gerakan yang cepat sesuai dengan wataknya yang tidak sabar, terlihat ketika ingin makan ia tidak mencuci tangan dan ketika mencuci tanggan tidak menggunakan sabun.

 10.      Exaggeration (Aksi Berlebihan)

Prinsip ini merupakan suatu aksi berlebihan yang dilakukan oleh karakter guna memperlihatkan/memperjelas sifat/wataknya. Pada cuplikan, adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada menit ke 1 lebih 20 detik.

Adegan tersebut menggambarkan tokoh Jack-Jack (kiri) yang sedang di gendong oleh ayahnya yaitu tokoh Mr. Incredible (kanan) sedang bersin dan mengeluarkan api.

11.      Solid Drawing (Gambar Solid/Memiliki Dimensi)

Prinsip ini merupakan dasar menggambar bentuk, berat, soliditas volume dalam bentuk ilusi 3 dimensi. Pada cuplikan, salah satu adegan yang menunjukkan prinsip ini terdapat pada detik ke 55-57.


Adegan tersebut menunjukkan bahwa karakter atau tokoh Elastigirl dan motornya memiliki bentuk 3 dimensi yang dapat dilihat dar samping dan dari belakangnya.

12.      Appeal (Daya Tarik)

Prinsip ini menyatakan bahwa sebuah karakter harus animasi memiliki daya tarik, tidak berarti hanya menjadi lucu atau imut, tapi sebuah karakter yang mampu menarik perhatian mata pemirsa. Salah satu contoh pada cuplikan dimulai pada menit ke 1 lewat 52 detik.


Adegan tersebut menunjukkan karakter Jack-Jack merupakan karakter lucu yang dapat berubah bentuk dan itu menjadi daya tarik tersendiri untuk karakter Jack-Jack.


Daftar Pustaka


Widadijo, Wahju Tri. 2017. 12 Prinsip Animasi Dalam Serial “Adit & Sopo Jarwo”. : Jurnal Desain Komunikasi Visual, 1(1), 70 – 85. Tersedia di:

<http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=756161&val=12052&title=12%20Prinsip%20Animasi%20Dalam%20Serial%20Adit%20%20Sopo%20Jarwo>

Wikipedia. 2021. List of The Incredibles characters. Tersedia di:

<https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_The_Incredibles_characters>

Youtube. 2018. Incredibles 2 Official Trailer. Tersedia di:

<https://www.youtube.com/watch?v=i5qOzqD9Rms>



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investasi Sekuritas Saham dan Obligasi

Metode Perhitungan Persediaan LIFO dan FIFOđź‘€

Perusahaan Industri dan Akuntansi Biaya Menurut Proses